Sabtu, 14 April 2012
Jumat, 23 Maret 2012
ENTAH SETAN OR MALAIKAT #3 by: @Vhenatasya Karya : Vhenna *Cerita Ini Hanya Fiktif* ###***###***###***### “Rafael…!!” Flora berteriak dan melompat hingga berdiri tepat di depan meja Rafael. Rafael memang duduk di barisan paling depan. Rafael kala itu sedang membaca buku, entah buku apa yang di bacanya. Buklunya sangat tebal, seperti kamus Bahasa Inggris yang besar. Tapi, tentu saja ini bukan kamus bahasa Inggris. “Ada apa lagi?” tanya Rafael. Tidak mengalihkan pandangannya sedikitpun dari buku yang di baca. “Tadi waktu berangkat, aku lihat kamu bicara dengan 2 orang.” “Ya, memang.” “Siapa?” “Tidak penting bukan? Nanti juga kau tau sendiri.” Flora tersenyum. “Sana kembali ke kelasmu.” usir Rafael. Nampaknya Rafael sangat tidak senang melihat senyuman, bahkan senyuma Flora sekalipun. Flora berjalan ke kelasnya dengan perasaan campur aduk. Dia masih senang dengan kejadian kemarin, kejadian di mana Rafael mau di ajaknya melihat matahari terbenam. Tapi, dia juga sedih. Karna Rafael tidak juga merubah sikapnya. *#*#*# “Nama saya Handi Morgan Winata. Panggil saya Morgan.” ucap seorang pria bertubuh kekar, tampangnya tak beda jauh dengan Rafael, pucat. Tapi pesonanya luar biasa. “Saya Ilham.” ucap seorang lagi di samping Morgan. “Kalian duduk di barisan ke 2 ya..” Guru itu menunjuk ke sebuah meja. Tepat..! meja itu di belakang Rafael. Kenapa bisa? Karna Rafael,Morgan dan Ilham, bisa melakukan apapun. Mereka duduk di barisan ke 2, menghadap ke Rafael, dan Reza. Sebenarnya Reza adalah kakak dari Ilham. Namun tentu saja Ilham yang dulu. Bukan Ilham yang sekarang. Reza tahu betul Ilham yang sekarang itu, bukan Ilham adiknya. Hal itu juga yang membuat Reza bersedia membantu Rafael,Morgan dan Ilham. Agar Ilham segera kembali. *#*#*# “Kapan kalian semua akan pergi dari raga-raga yang kalian pinjam ini?” tanya Reza saat mereka semua berkumpul di ruang tamu rumah Reza dan Ilham. Tak ada jawaban. Mereka semua hanya mengangkat bahu. “Ayolah.. Kapa kalian menjalankan misi ini?” tanyanya lagi. “Secepatnya.” kali ini Rafael mengangkat suara. “Tapi, ingat.! Loe harus tetap jaga rahasia ini.” Rafael melihat Reza. “Pasti. Walaupun sebenarnya gue gak rela, liat Flora yang jadi sasaran loe.” “Loe lebih pilih adik loe bukan di banding Flora?” tanya Ilham, yang di jawab dengan anggukkan kepala Reza. “Kita fikirkan caranya. Jangan berdebat tak jelas.” Morgan berkata agak kesal. Mereka semua terdiam. Reza tak menyangka bila ia harus ada dalam posisi seperti ini. Entah apa yang harus Reza lakukan. Dia terbebani dengan pilihan yang terlintas di depannya. Apakah dia harus berbuat jahat pada Flora tang di kenal gadis ceria itu untuk mendapatkan kembali ruh adiknya? Atau dia dapat membiarkan Flora bahagia tanpa terganggu dengan mereka bertiga, dan kehilangan adiknya. Tapi itu terjadi jika Flora percaya. Bila flora tak percaya, pasti Flora mengira Reza gila. “Jangan memikirkan Flora, dan dia jelas akan menganggapmu orang gila.” ucap Morgan. Kali ini Reza menyadari kebodohannya. Mengapa dia harus menggerutu dan menentukan pilihan dalam hati di depan mereka? Mereka pasti bisa membacanya. “Maaf,” jawab Reza tertunduk. “Aku akan melakukannya sekarang.” Rafael berdiri dari sofa yang didudukinya. Dan segera beranjak pergi dari rumah itu. Morgan, Ilham dan Reza yang melihat terlihat bingung. Kenapa tak bisa ku dengar apa yang difikirkan Rafael selama dia diam tadi? Ilham dan Morgan bertanya dalam hati. “Kita diam disini? Atau mengikuti langkah Rafael.” Tanya Reza yang bingung. “Kita lihat dari sini.” Morgan menatap tajam pada layar televise yang terletak di depannya. Layar TV 21 inc itu menyala seketika. Jelas Reza tidak heran lagi, dia telah biasa menghadapi keajaiban-keajaiban dalam hidupnya. Tepatnya saat mereka singgah di hidup Reza. Dari layar itu, terlihat Rafael yang berdiri di depan rumah seseorang. Entah apa yang akan dia lakukan. Fikiran Morgan dan Ilham tak dapat mendengar dan membaca apa yang ada dalam benak Rafael, mungkin karena Rafael tidak berfikir lagi untuk melakukan sesuatu. Atau karna Ilmu Rafael lebih besar di bandingkan mereka? Entahlah..!! *#*#*# “Rafael..” Senyum Flora mengembang seketika, Rafael.. Lelaki yang selalu ia cintai ada di hadapannya saat ini. “Ada apa?” Tanyanya. “Aku ingin putus.” Rafael berkata tenang. Namun, tidak dengan Flora. Matanya terasa perih, seperti telah dimasukkan debu. Hatinya rusak, seperti telah di cabik oleh pisau belati. Tubuhnya terasa remuk, seakan tertimpahan runtuhan bangunan yang membuatnya sulit bernafas. Dia memejamkan matanya cukup lama. ‘Sadar Flora.. Rafael gak akan mutusin kamu. pasti yang berdiri di depan kamu bukan Rafa.! Kapan Rafa pernah menginjakkan kakinya kesini? Rumahku pun Rafa gak akan tau.’ Flora membatin. “Buka matamu.. Aku tak jadi memutuskanmu. Tapi kau harus melakukan sesuatu.” sambung Rafael. Flora membuka matanya perlahan, dengan suara getir, dia coba menjawab. “Apa yang kau ingin kan dariku?” Apa ya? Dan gimana kelanjutannya? Buku apa yang di baca Rafael? Nanti aja deh
ENTAH SETAN OR MALAIKAT #2 (CERBUNG) by: @Vhenatasya @@@@@@@@@@@@@@ “Rafa.!” panggil Flora, setengah berteriak. Seperti biasa, Rafael tak menghiraukan. “Ikut aku yuk..” Ucapnya lagi. Tanpa menunggu kata 'iya' dari Rafael, Flora menariknya ke sebuah taman. Bunganya bermekaran, Ramai , Bersih, dan sangat terawat. Flora membawa Rafa duduk di kursi putih yang nampak masih kokoh, tepat di depan danau kecil yang terbentang cukup luas, namun tetap indah. Dari tempat ini mereka bisa melihat matahari terbenam, walau dengan jarak agak jauh. “Gimana? lebih bagus dari pada taman yang kemarin bukan?” Flora tersenyum melihat Rafael. “Aku pulang.” Rafael berdiri dan hendak beranjak pergi sebelum Flora mencegahnya. “Kemana? Tapi aku mau di sini, mungkin hingga matahari terbenam.” “Untuk apa? Dulu aku sering melihatnya, jauh lebih dekat di bandingkan ini.” “Oh ya? Panas?” Flora tersenyum menanyakan hal ini. Karna menurutnya ini lelucon yang di buat Rafael, agar ia tertawa. “Negriku lebih panas dari matahari.” Rafael memulai lagi langkahnya, tapi Flora tak menyerah. “Ayolah Rafa. 1 kali saja kau buatku senang. Setelah ini, tak kan ku memaksamu lagi.” Rafael terdiam sejenak. “Baiklah.” ucapnya kemudian dan kembali duduk di kursi bersama Flora. *#*#* “Indah ya tadi?” tanya Flora ketika mereka siap untuk pulang. Mereka pulang dengan berjalan kaki, karna rumah yang tak jauh dari taman ini. “Seperti biasa.” “Itu indah Rafa.! Coba kamu bayangkan. Pada saat matahari terbenam, ada putri dan pangeran dari kerajaan langit. Mereka memiliki sayap yang putih dan banyak, bisa terbang, dan yang penting, Selalu membawa kebahagiaan.” “Bahagia?” Rafa bertanya bingung. Flora mengangguk. “Aku justru benci mereka,mereka yang membuatku seperti sekarang.!” “Kenapa kau membenci mereka? Siapa yang tidak bahagia melihat makhluk sesempurna itu? seperti sekarang? maksudmu?” Flora bertanya tak henti. “Mereka musuhku. Aku tidak pernah bahagia melihat mereka. Itu hal biasa. Di negriku, sayap itu hanya bulu yang tak berguna. Dan kami tidak memakainya. Kami terbang tanpa sayap, itu lebih menakjubkan.” Ucap Rafael sambil terus berjalan. Dia tak melirik Flora sedikitpun. “Mana ada di Indonesia ini yang menganggap bulu tak berguna?” “Di negriku, bukan Indonesia.” “Sekarang kau ada di Indonesia.” Rafael diam, dia tak melanjutkan perdebatannya. Dia sadar betul. Flora pasti bingung dengan ucapannya. Berkali-kali ia bilang kata ‘Negriku’, tapi justru berbalik dengan fakta yang ada di Indonesia. Mana pernah Indonesia panas melebihi matahari? *#*#*# “Rafa..!” seseorang berteriak. Rafa kali ini menoleh. Karna dia tahu, bukan Flora yang memanggilnya. “Ada apa Gan?” tanya Rafael ketika lelaki itu telah ada di hadapannya. “Kemana kemarin kau dengan Flora?” “Taman.” “Taman? Kau yakin? Taman yang mana?” “Entah, banyak bunga disana.” “Itu pasti sangat buruk.” “Yah, disana juga ramai, dan banyak orang menebar senyum.” “Oh, ya? Seharusnya kau pergi dari tempat itu. “ “Ya.. seharusnya memang begitu. Tapi, tidak masalah bukan? Jika aku sekali saja membahagiakan Flora.” “Justru masalah Rafa.!” datang seseorang yang entah dari mana. Orang itu tiba-tiba berdiri di antara Rafael dan Morgan.“ingat..! kau disini menjalankan hukuman agar dewa memaafkanmu. Bukan membuatmu semakin di murkai dewa.” sambungnya. “Bukankah dengan aku mendiamkan dia, itu telah membuatnya menderita?” “Lantas? Kenapa kau justru ingin membuatnya senang?” “Hanya sekali.!” “Walaupun sekali, Dewa pasti tau.” “Iya. Aku tidak akan mengulanginya lagi.” Rafael menjabat tangan ke 2 sahabatnya itu. Kemudian pergi melanjutkan langkahnya menuju sekolah. Siapa ke 2 lelaki itu? (yang 1 pasti udah tau ya?) Hukuman apa yang dijalani Rafael? Dan mengapa dia dihukum? Buat yang bingung : Ini cerita Fantasi. Jadi, berhubungan sama alam-alam lain
ENTAH SETAN OR MALAIKAT #1 (cerbung) by: @Vhenna_Vhen *#*#*#*#*#*##**#**## Jlegaaarrrr…. Petir itu sangat nyata terdengar,suaranyayang nyaring membengkakkan kuping. Sepertnya dewa langit murka. Terlihat sekali dengan awan hitam yang menyelimuti langit, disertai petir yang kian bertambah kencang. Tetapi, hujan tak jua muncul. Blaarrr.. Jlegaarrrrrr… Ini lebih kencang lagi. Apa yang di inginkan dewa langit? Dia berkali-kali mengeluarkan amukannya melalu petir-petir ini. “Aku memerintahkanmu untuk terus menidurkan roh-roh itu. Hingga masa hukumanmu itu berakhir.” Terdengar amukan dari cahaya hitam itu. Kehidupan di dunia hitam yang sangat penuh kebencian, kini gempar karna ulah selah satu dari mereka sendiri. “Maaf dewa, maafkan saya.” “Jangan sekali-kali kamu menyentuh roh itu lagi.! Jika tidak, maka Dewa yang Maha Agung atau Dewa di Atas Semua Dewa,akan mengutukmu. Mengerti…!!!?” Suara lantangnya terdengar ke seluruh pengisi langit. Tak ada yang berani melawan Dewa langit, kedudukan dan ketegasan yang dia milikki adalah senjata ampuh untuk membuat orang tertunduk padanya. *#*#*# “Rafa..” teriak seorang wanita yang berlari menghampiri Rafael, lelaki tampan yang dengan sejuta pesona. Rafa menoleh, dan kemudian menggerakkan kepalanya untuk kembali ke posisi semula. Dia terus berjalan, tak sedikitpun dia menghiraukan panggilan gadis itu. “Rafa.” gadis dengan rambut indah terurai yang tadi memanggil Rafa menepuk bahunya. Rafa membalikkan badannya. “Oh, sudah di belakang rupanya.” “Iya..” Rafa kembali membalikkan badan. “Rafa.. Ihh..!” gadis ini menghentakkan kakinya ke tanah. Dan kemudian berlari kecil mensejajari langkah Rafael. “Rafa, kita ke kelas bereng ya..” tawarnya. Dia mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wajah Rafael. Namun tak ada jawaban, Rafael tetap berjalan menuju kelasnya. Namun, dia tak menyerah. Dia berlari kecil agar bisa berdiri di depan Rafael. “Rafa jawab.!” “Oke, Flora sayang. Ke kelas bareng.” Rafael akhirnya berbicara. Walaupun dengan nada yang sangat terpaksa. “Nanti kita pulang bareng ya? “ Flora berjalan mundur di depan Rafael. Rafael tak menghiraukan, dia justru memasukki ruangan. Flora mendongak, dia melihat tulisan di atas pintu XII IPA.3. Ahh.. Sudah tiba di kelas Rafa rupanya. Ucapnya dan kemudian membalikkan badannya,menuju ke kelas. *#*#*# “Kenapa sikapnya sedingin itu? Buat apa dia menembakku dulu?” Flora berkata sangat pelan saat telah duduk manis di kursinya. Flora muak dengan sikap Rafael. Entah kenapa dia merasa Rafael berubah semenjak berpacaran dengannya. Tetapi dia selalu ingat dengan saat pertama berpacaran dengan Rafael, hanya itu kekuatannya untuk bertahan. Dia yakin, Rafael pasti berubah. *#*#*# Tak ada bunga yang mekar disini. Pemandangannya pun sangat kotor. Bahkan, berulang kali kakinya jatuh ke kubangan air yang menghiasi jalan. Tapi, Flora tetap berjalan, dia mencari sesosok lelaki yang ‘katanya’ ingin menemuinya. “Rafael,” Flora memeluk tubuh Rafael dari belakang, dia menemukan kekasihnya yang berdiri di depan danau keruh, airnya kotor, sampah berserakan dan mengapung di atasnya. “Mengapa di tempat seperti ini Raf?” tanyanya, masih tetap memeluk Rafael. “Entah.! Aku suka tempat seperti ini.” Rafael tak beranjak sedikitpun. Untuk berbalik badan dan melihat Flora saja tak dia lakukan. Flora melepas pelukannya pelan. “Suka? Kenapa?” “itulah kehidupan.” Rafael berbalik. Bukan untuk melihat kekasihnya yang berdiri dengan perasaan bingung, tapi untuk mengambil tasnya yang ada di kursi, kemudian beranjak pergi. Flora berlari menyusul Rafael yang sudah mulai jauh. “Kok ninggalin aku sih? Kan kamu yang ajak aku ketemu.” “Aku tak sadar dengan telepon tadi. Maaf,aku tak ingin mengajakmu ke tempat itu.” “Rafa.!! Kenapa sih kamu?”Flora menarik tangannya, agar Rafael tak melanjutkan jalan. “Kenapa? Apanya sayang?” tanya Rafael pelan, dia mencium kening Flora. Romantisnya kembali muncul. “Tadi kau begitu dingin, sekarang kau malah mencium ku. Manusia aneh.!” “Entahlah.! Bukan aku yang mencium mu.” Flora tertegun. “Tadi kau yang mencium ku.” “Aku tak menciummu.” Flora mendesah. Sudah kesekian kalinya Rafael melakukan hal ini. Bila Flora mengingatnya, rasanya ia seperti berpacaran dengan orang gila. Apa Rafael gila? Tentu tidak.! Flora yakin, bahkan sangat yakin. Rafael pasti akan merubah sikap acuh itu kepadanya. Dan dia pasti mencintai Flora. *#*#*# Seseorang dengan baju berjubah hitam, mata sayu yang dilingkari warna hitam sekitarnya, bibirnya yang biru terlihat pecah, memperhatikan mereka dari kejauhan. “Roh itu akan abadi.” dia tersenyum sinis dan kemudian hilang. Penasaran dengan cerita ini? Atau bingung? Sama saya yang buat aja bingung.(lho?) Hahaha. :-D
SAMBUNGAN CERPEN ""AKU KAMU DAN BINTANG ITU ""' by: @Vhenna_Vhen(on twiter) Maaf ya kalo jelek. Comment di tunggu bgt.. @@@@@@@@@@ ___Keylin POV___ 1 Bulan kemudian... Dicky kini telah mendapat kekasih barunya. Walau aku tau, dari lubuk hatinya yang paling kecil, ia masih meraung memanggilku saat kita berpapasan. Matanya masih berbinar menatapku saat kita bertemu pandang. Tetapi apa boleh buat. Aku hanya seorang tak jelas. Saat ku bertemu dengannya, dia selalu menemani hariku. Tak ada yang lain, hanya dia dalam kelam kehidupanku. Saat malam itu, aku hanya melampiaskan rindu pada kakakku, Morgan. Entah mengapa saat aku ingin bicara padanya, cengkraman kak Morgan pada lenganku bertambah kencang. 'Jangan katakan padanya' hanya itu yang dapat kubaca di fikiran kak Morgan. @@@@@ ___Author POV___ Aku rasa aku harus menjelaskan sekarang, atau tidak sama sekali Datanglah ketaman Hitana nanti malam Aku menunggumu di sana Hanya aku, dan kamu.... Dicky membaca sepucuk surat yang tergeletak di kolong mejanya. 'Keylin.' Pekiknya dalam hati. Tak bisa di pungkiri, detak jantung Dicky masih berdebar cepat saat mendengar nama Keylin. ********* Taman Hitana 07.00 pm "Ada apa? mau memerintahku untuk mengikutimu melihat benda tak berbentuk itu?" "Mengapa kau membenci bintang, Dicky?" "Dan mengapa kau menyukai Bintang?" tanya Dicky balik. Keylin menarik nafas panjang. Ia rasa, ia harus mempunya mental kuat untuk bicara pada Dicky. "Itu keluargaku." "Apa? he. Jangan bergurau. Mana mungkin! Manusia siluman bintang mana ada." Dicky meremehkan. Seakan tak percaya dengan apa yang di katakan gadis cantik dan masih dicintainya itu. "Ada. Aku orangnya." jawab Keylin mantap. "Aku mau mengucapkan terimakasih padamu, karena kau selalu ada di sisiku. Sekarang kau tahu, aku tidak bisa keluar saat pagi atau siang. Karena aku takut." "Jangan bercanda!" "Tidak! Aku janji, Dicky, aku tidak akan mengganggumu lagi. Ajaklah kekasihmu ketempat ini, dan temui aku. Aku adalah bintang paling terang di tempat ini." Dicky menggelengkan kepalanya, seakan menganggap ini lelucon konyol tak berharga. "Dan itu...." Keylin menunjuk salah satu Bintang yang bersinar terang. "Itu kakakku, Morgan. Kau tahu? Dialah yang memelukku saat malam itu. Hanya melepas rindu, dan sakit hatiku padamu." Keylin melayang. Tubuhnya menjadi bayangan yang melesat cepat ke langit. Makin kecil, dan semakin benderang. Hingga sampai di tempatnya, di langit dengan pancaran sinar yang mengalahkan sinar bintang lain. Dicky terbelalak melihatnya. Rupanya benar, wanita pujaannya adalah Bintang yang turun dari bumi. Ia benar-benar menyesal. Tetapi, ia juga sadar, bahwa mereka sangat jauh, jauh hingga tak tergapai. @@@@@@ 1 Minggu kemudian.... "Kamu liat bintang yang paling bersinar itu?" tanya Dicky pada wanita sebelahnya. Tangannya menunjuk bintang dengan cahaya paling indah di langit kala itu. "Iya, kenapa?" "Namanya Keylin..." "Oh, ya?" "Ya. Dari dulu, ia selalu ada di tempat ini. Cahayanya menyejukkan, sinarnya paling terang di antara yang lain. Dia terindah, selamanya...." "Iya, aku tahu," "Hanya aku, kamu, dan bintang paling indah itu di langit." Dicky menjawab lirih. "Eh! Dari mana kau tahu?" "Aku tahu, dia putri ratu bintang. Karena aku bagian mereka." ujar sang gadis sambil tersenyum. ___END___ JANGAN LUPA COMENT &FOLOW @ENNUWAUYZIE & @WELOVEILHAMMS YA DI TWITTER
AKU KAMU DAN BINTAMG ITU by: @Vhenna_Vhen (on twitter). Maaf ya kalo jelek. Comment di tunggu bgt.. (ɔ ˘⌣˘)♥(˘⌣˘ c) (ɔ ˘⌣˘)♥(˘⌣˘ c) (ɔ ˘⌣˘) ♥(˘⌣˘ c) deh. @@@@@@@@@ Satu ikatan antara aku dan kamu, tetapi tak urung merubahmu. Satu sentuhan belai tanganku padamu, tetapi tak jua menyanjungmu. Bahkan, satu untai kalimat cinta dari bibirku, tak dapat mengalihkan pandanganmu. "Aku benci bintang itu!" ucapku, kemudian pergi mendahuluinya. "Jangan seperti anak kecil, Dicky. Kau masih saja iri dengan bintang itu." kata-katanya menghentikan langkahku. Dia bilang aku seperti anak kecil? lalu dia apa? anak dewasa? cuiih.... bahkan saat makan malam denganku saja, dia lagi-lagi hanya melihat benda tak jelas bentuknya itu. "Kau apa? dewasa? sedewasa apa? bahkan saat-saat seperti ini, selalu benda itu yang kau lihat. Tak puas kau melihatnya setiap malam?" "Tidak!" jawabnya tegas. "Apa?" Keylin. Dia benar-benar membuatku jengkel. "Dia indah." "Cuiih! Bahkan bentuknya pun tak jelas. Bentuk apa itu? 5 segitiga dengan susunan...., susunan apa itu?" "Dicky.... Kau ini pacarku! seharusnya kau dapat mengerti apa kesukaanku. Kau berbeda." Dia menangis meninggalkanku. Bagus. Bukankah aku duluan yang marah padanya? mengapa dia duluan yang meninggalkanku? apa aku keterlaluan? @@@@@@ 'Dicky.... Kau ini pacarku! seharusnya kau dapat mengerti apa kesukaanku. Kau berbeda.' Ucapan Keylin kini benar-benar terngiang jelas dalam fikiranku. Aku benar-benar tak habis fikir, aku merasa semua ini mimpi burukku. Baru tadi malam ia menangis di depanku. Sekarang ia sudah memeluk tubuh seorang lelaki berperawakan tegap dengan wajah tampan itu. "Bagus ya, Key." "Dic, Dic, ky?" "Kenapa? ternyata selama ini aku salah menilai hubungan kita. Pantas di akhir bicaramu kau bilang aku berbeda. Aku memang berbeda dengan kekasihmu yang baru itu, bukan?" "Pantas selama kita berpacaran, tak sedikitpun kau meluangkan waktu untukku, bahkan saat siang sedetikpun kau tak menghubungiku." Dia diam... Kulihat tangan lelaki itu masih menggenggam erat lengan Keylin. Dia bahkan tak peduli aku naik pitam di permainan yang mereka buat ini. (bersambung)
Kamis, 09 Februari 2012
Sinopsis Cinta Cenat Cenut 2 eps.9 "The Conflict" ********************** Sejak kejadian pengeroyokkan itu, Candy mulai perhatian terhadap Rafael. Bahkan saat malam setelah dikeroyok, Candy tak mau meninggalkan Rafael sedetik pun. Raka dan Candra sempat curiga dengan keterlibatan Jack dalam pengeroyokan tersebut. Namun Jack berhasil meyakinkan mereka bahwa dia tidak mungkin tega menyakiti Candy. Gara-gara kejadian pengeroyokkan itu, hubungan Ilham dan pacarnya Flo (Grehastya Putri) malah berantakan. Begitu pula dengan hubungan Bisma dan Sierra. Flo kesal karena Ilham lebih mementingkan sodara- sodaranya ketimbang dia. Sedangkan Sierra kesal karena Bisma membatalkan kencannya begitu saja. Tak ada yang tau soal kandasnya hubungan Gladis dan Rangga. Gladis yang tau kalau Rafael habis dikeroyok langsung memberi perhatian berlebihan pada Rafael. Hal ini membuat Rangga makin tak tahan jika harus melihat Gladis bersama Rafael. Begitu tau kalau Rafael dikeroyok karena melindungi Candy, Gladis pun mengadu ke Revalina. Revalina marah besar ketika tau kalau Rafael masih mendekati perempuan tak sekelas dengan mereka. Revalina pun memulai terrornya terhadap Candy dan orang-orang disekitar Candy. Oke... Segitu aja yang bisa dikasi tau... Nahhh... Penasaran gimana selengkapnya??? Saksikan!! Cinta Cenat Cenut 2 eps. 9 jam 20.30 hanya di Trans TV! :D *folow @ennnurwa @WELOVEILHAMMS on tweet ya #respect #peaceup
Jumat, 03 Februari 2012
50 Fact SM*SH ********************* >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Rangga --> biasa saja >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Reza --> lebih milih diam >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Rafael --> pasang muka jutek >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Morgan --> pasang muka cemberut >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Dicky --> ngurung diri di kamar >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Bisma --> engga mau ngomong >MEMBER SM☆SH KALAU LAGI MARAH : Ilham -->pasti ngajak berantem >KALO LAGI GALAU : Ilham --> diem mainin hp >KALO LAGI GALAU : Reza --> suka salah pas latihan >KALO LAGI GALAU : Dicky --> mainin hp , manyunn >KALO LAGI GALAU : Bisma --> mainin di odoth >KALO LAGI GALAU : Morgan --. makan , makan , makan >KALO LAGI GALAU : Rangga --> diem ngelamunn >KALO LAGI GALAU : Rafael --> diem di kamar ga keluar" sampe galaunya hilang >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Ilham --> Bersih , tapi kusam kalau ga pake make up >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Bisma --> ada kumis tipis >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Rangga --> dari deket putih banget >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Reza --> mulus , bersih >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Rafael --> ada banyak titik hitam kecil" >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Morgan --> ada lubang" bekas jerawat >MUKA MEMBER SM☆SH DARI DEKET : Dicky --> agak kasar , ada hitam" dikit >CEWEK IDAMAN MEMBER SM☆SH : Dicky --> gokil , ga jaim , nyambung kalau di ajak ngomong , lucu kayak fitrop :) >CEWEK IDAMAN MS : Reza --> baik , gk mandang org dr situs sosialnya , pengertian , setia , putih , rmbtnya pnjg , hidungnya mancung >CEWEK IDAMAN MEMBER SM☆SH : Bisma --> cuek , unik , pengertian , tomboy sifatnya . *admin feminim :p >CEWEK IDAMAN MEMBER SM☆SH : Morgan --> kulitnya sawo matang , senyumannya manis , jago masak >CEWEK IDAMAN MEMBER SM☆SH : Rangga --> penampilan oke dan cantik , pintar , sopan >CEWEK IDAMAN MEMBER SM☆SH : Rafael --> wajahnya menarik , rambutnya panjang , kulitnya hitam manis , serek" sexy >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Reza --> Energen Coklat >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Morgan --> Energen Vanila >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Rangga --> Susu Dancow Coklat >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Ilham --> Susu Dancow Vanila >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Bisma --> Susu Ultra Coklat >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Dicky --> Susu Ultra Strawberry >SUSU KESUKAAN MEMBER SM☆SH : Rafael --> Susu Milo >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Morgan --> punya tahi lalat di tangan kiri dan leher >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Bisma --> punya tahi lalat di leher , pipi kiri , dada , tangan kanan , dan bawah mata kiri >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Dicky --> punya tanda lahir di leher >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Ilham --> punya tanda lahir di tangan kanan >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Rafael --> punya tahi lalat di mata kiri , hidung , bibir , leher , atas alis , kuping kanan >TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Rangga --> punya tahi lalat di lengan kanan , dagu , di bawah mata kanan >>TANDA LAHIR MEMBER SM☆SH : Reza --> punya tahi lalat di leher. NB: folow @weloveilhamMS on tweet
Sabtu, 21 Januari 2012
Eps 8 CCC2 : “One Sweet Day” @@@@@@@@@@@@@@@@@@@@ Setelah tak muncul beberapa waktu di depan Dicky, Sisi si SMASHBLAST mimisan memberi kejutan yang membuat Dicky bahkan semua anak-anak SMASH kaget sekaget-kagetnya. Surprise seperti apa yang dibawa Sisi? Sementara itu, Bisma akhirnya mendapatkan jawaban dari Bu Sierra tentang ajakan kencannya setelah sekian lama. Apakah bu Sierra akan bilang, ya atau tidak? Rangga dan Gladis sudah jadian dan mereka menikmati masa pacaran mereka. Dan ada 1 pasangan lagi yang akan jadian malam ini. Siapakah pasangan tersebut? Temukan jawabannya dalam episode “ONE SWEET DAY” Tayang Sabtu 21 Januari 2012, pkl 20.30 WIB. Hanya di TRANS TV . Folow @weloveilhamMS and @rafbishamdickfc ya ditwitter
Jumat, 13 Januari 2012
SINOPSIS CCC2 Eps 7 : “My Girl” (Gadisku) ********************** Candy kecewa karena Hime tak pernah cerita soal kedekatannya dengan Morgan. Dia pun marah terhadap Hime. Hime sendiri akhirnya memutuskan pulang ke rumahnya dan menganjurkan Morgan juga melakukan hal yang sama. Candy yang sedih malah curhat ke Rafael. Rafael pun merasa kasihan pada Candy dan mencoba menghiburnya dengan memberi banyak permen karet pada Candy. Candy pun dibikin tersenyum oleh usaha Rafael untuk menghiburnya. Namun Candy tak mendapat kabar dari Hime setelah berhari-hari. Dia berharap Hime menghubunginya dan minta maaf padanya. Candy sampai curiga, jangan-jangan Hime dipaksa pulang ke jepang oleh ayahnya. Candy pun mulai resah. Sementara itu, Rangga terlalu khawatir kalau Gladis akan kembali pada Rafael gara-gara Sheila. Zee pun mendesak Rangga untuk menembak Gladis sebelum Gladis berubah pikiran. Dengan dibantu anak-anak SM*SH lainnya, Rangga mempersiapkan penembakannya terhadap Gladis. Apakah Gladis akan menerima cinta Rangga? Tayang Sabtu 14 Januari 2012, pkl 20.30 WIB. Hanya di TRANS TV
Kamis, 05 Januari 2012
Sinopsis Cinta Cenat Cenut 2 Episode 6 : Runaway (Kabur) ************************ Semuatak menyangkakalau Candymenyukai Morgan.Jackpun marahbesardan menganggapCandy pengkhianat karenaia menjilatludah sendiri.Iapun mengeluarkan Candydari "BubbleGum". SementaraMorgan meyakinkanCandy agartetap menganggapnya sebagaiteman saja.Menurut Morgan,Candy memangpantas untukdicintai, tapibukandia orangnya.Anak- anakSM*SH menyalahkan Rafaeldalamhal ini.Menurut merekangga seharusnyaRafael membocorkan rahasiaCandy. ApalagiCandy sudahbersedia menjadipembantu Rafael.Rafael punmulai dibayangirasa bersalahdania punmencoba memintamaafpada Candy. Morgandatang kembalikerumah pelangiuntuk mencariHime. Tapiiatak bertemudengan Hime.Melihat keadaanrumah pelangi,Morgan jadiprihatin.Ia punmemenuhi kebutuhananak- anakjalananyang tinggaldisana agarbisahidup layak.Halini membuatMorgan harus mengeluarkan banyakuangdemi memenuhi kebutuhanmereka. Siscayang melihatlaporan pengeluaran Morgan mempermasalahkan halinidan mengadupadaPapa Morgan.Lagi-lagi Morganharus bertengkardengan papanya.Morgan lalukesaldan memutuskanuntuk minggatdari rumah.Anak-anak SM*SHpundibikin bingungdengan kepergianMorgan. Candyyang mendengarhalini punikutcemas. Sebenarnyake manaMorgan pergi? Penasaran kan? Makanya, jangan lewatkan sinetron "Cinta Cenat Cenut 2" Episode 6 : Runaway (Kabur) yang akan tayang pada Sabtu, 7 Januari 2012 pukul 20.30 WIB di TRANSTV. Nonton ya! Folow @weloveilhamMS and @ennurwafever on twitter
Langganan:
Postingan (Atom)